Doa Tak Terbatas Tembok

Doa Tak Terbatas Tembok

 

Tondano, 07 Agustus 2025 – Suasana hening menyelimuti ruang tahanan Polres Minahasa pada Kamis sore. Pada pukul 15.49 Wita, bukan hanya suara derik rantai atau langkah kaki petugas yang terdengar, tetapi juga lantunan pujian dan doa yang mengalun khusyuk. Di balik jeruji besi, sejumput harapan ditanamkan dalam kegiatan Bimbingan Mental dan Rohani (Bintal Rohani) bagi para tahanan.

Kegiatan rohani ini diprakarsai oleh Polres Minahasa sebagai bentuk pembinaan spiritual bagi warga binaan. Bertempat di ruang tahanan, ibadah dipimpin oleh Pdt. Hasna Silitongan dari Gereja Kristus Jawaban, Manado, yang hadir bersama tim pelayan gereja. Dalam khotbahnya, Pdt. Hasna menyampaikan pesan damai dan pengampunan, mengajak para tahanan untuk tidak menyerah pada masa lalu dan terus membuka hati bagi perubahan.

Pelaksanaan kegiatan ini mendapat pengawalan ketat dari personel Satuan Tahti Polres Minahasa, yang dipimpin langsung oleh IPTU Noldy Mawauntu. Pengamanan dilakukan dengan penuh kewaspadaan namun tetap humanis, memberikan rasa aman bagi para pelayan dan peserta ibadah. "Kami pastikan kegiatan ini berjalan aman dan lancar, karena pembinaan mental rohani sangat penting bagi para tahanan," ujar IPTU Noldy.

Sejumlah tahanan terlihat larut dalam suasana ibadah, bahkan beberapa di antaranya tampak menitikkan air mata saat doa pengampunan dinaikkan. Bagi mereka, kesempatan ini bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan momen untuk merenung dan memperbaiki diri.

Kapolres Minahasa melalui jajaran Tahti menyatakan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkala, melibatkan berbagai unsur keagamaan demi menjaga keseimbangan rohani para tahanan. Harapannya, kegiatan ini menjadi titik awal perubahan sikap dan karakter sebelum nantinya kembali ke masyarakat.