Kebakaran Hanguskan Rumah di Pahaleten, Kerugian Capai Rp 450 Juta — Penyebab Masih Diselidiki

Kebakaran Hanguskan Rumah di Pahaleten, Kerugian Capai Rp 450 Juta — Penyebab Masih Diselidiki

Minahasa — Kebakaran menghanguskan satu unit rumah milik Keluarga Maleke–Sangkaeng yang ditempati oleh Keluarga Sumilat–Mantik di Desa Pahaleten Jaga I, Kecamatan Kakas Barat, pada Kamis 20 November 2025 sekitar pukul 12.15 WITA. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menyebabkan kerugian ditaksir mencapai Rp 450 juta.

Menurut keterangan penghuni rumah, Elsye Kawengian (61), saat kejadian ia sedang berbaring sambil menggunakan ponsel. Sekitar pukul 12.00 WITA, ia mendengar teriakan anak dari penghuni lainnya, Estekel Sumilat, yang berteriak bahwa api mulai membesar. Saat bangun dan melihat ke luar kamar, ia mendapati bagian rumah telah dilalap api. Ia bersama Tania Mantik langsung berusaha memadamkan api namun gagal karena kobaran cepat membesar. Elsye menyebut sumber api terlihat berasal dari kolong rumah yang digunakan sebagai gudang.

Saksi dan penghuni lainnya, Tania Mantik (32), menguatkan keterangan tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat itu dirinya bersama anaknya sedang berada di kamar bawah dan mencium asap. Mengira berasal dari luar, ia sempat meminta anaknya menutup jendela. Namun Estekel yang keluar kamar mendapati api sudah menyala di bagian bawah rumah dan memanggilnya. Keduanya lalu berusaha memadamkan api bersama saksi pertama, tetapi kobaran api semakin membesar hingga memaksa mereka berteriak meminta pertolongan warga. Warga setempat datang membantu dengan alat seadanya.

Bangunan rumah berukuran 8 x 16 meter, yang sebagian terbuat dari kayu dan sebagian beton, terbakar hampir seluruhnya. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri. Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Damkar Minahasa kemudian tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api.

Polsek Kakas bersama Unit Identifikasi Polres Minahasa langsung melakukan penanganan di lokasi, mulai dari mendatangi TKP, mengumpulkan keterangan saksi, mengevakuasi sisa puing bersama warga dan petugas damkar, hingga melakukan olah TKP dan dokumentasi untuk kepentingan penyelidikan.

Kapolsek Kakas, IPDA Fegy Lumantow, SH, membenarkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.