Polisi Sigap Bantu Warga Saat Beras Pangan Murah Terjatuh, Bukti Kehadiran Polri Di Tengah Masyarakat
Minahasa – Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di halaman Polsek Tondano, Kamis (28/8/2025), menjadi salah satu upaya pemerintah bersama Polri untuk meringankan beban masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Ratusan warga dari berbagai desa hadir untuk membeli beras murah, termasuk seorang warga bernama Sartje.
Dalam perjalanan pulang, kantong beras yang dibawa Sartje terjatuh di jalan. Kejadian ini menarik perhatian warga sekitar, dan segera ditangani oleh seorang polisi yang dikenal dekat dengan masyarakat, Aipda Sembiring atau yang akrab dipanggil Komdan Bota.
Aipda Sembiring dengan sigap membantu Sartje, memungut kantong beras yang tercecer, dan menempatkannya kembali dengan aman di atas sepeda motor. Tindakan cepat dan perhatian kecil ini mendapat apresiasi warga yang menyaksikan langsung, karena menunjukkan kepedulian polisi terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Peristiwa ini menegaskan bahwa kehadiran polisi tidak hanya penting selama kegiatan resmi berlangsung, tetapi juga di saat-saat sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Sikap humanis Aipda Sembiring menggambarkan pengabdian nyata seorang anggota Polri yang selalu siap menolong warga. "Kami ada untuk melayani, mengayomi, dan melindungi. Membantu warga dalam situasi seperti ini adalah bagian dari tugas kami," ujar Aipda Sembiring.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat. Gerakan Pangan Murah pun tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menumbuhkan rasa solidaritas, keamanan, dan kepercayaan antara warga dan aparat kepolisian.

Komentar via Facebook