Polsek Kombi Gerak Cepat Tangani Kebakaran Rumah Panggung di Desa Ranowangko II
Kombi, 7 November 2025 — Suasana tenang di Desa Ranowangko II, Kecamatan Kombi, berubah mencekam ketika sebuah rumah panggung semi permanen berukuran 6 x 15 meter milik Keluarga Mangundap–Nender dilalap si jago merah pada Jumat siang sekitar pukul 11.00 Wita. Peristiwa ini menjadi perhatian luas masyarakat setempat, sekaligus menggerakkan respons cepat dari Polsek Kombi yang langsung turun menangani kejadian tersebut.
Api pertama kali terlihat oleh pemilik rumah, Nouva Leidy Nender (59), seorang guru yang saat itu berada di dalam rumah. Ia melihat asap tebal dan kobaran api muncul dari dinding papan bagian depan, tepat di area dekat meteran listrik. Panik dan khawatir api cepat membesar, ia berteriak meminta bantuan sambil keluar rumah bersama anggota keluarga tanpa sempat menyelamatkan barang-barang berharga.
Kesaksian lain datang dari Marini Languju (39), perangkat desa yang rumahnya berada tepat di depan lokasi kejadian. Ia melihat api telah membesar pada bagian depan rumah sebelum menyambar ke seluruh badan bangunan. Warga yang berdatangan berupaya memadamkan api secara swadaya, dibantu sebuah mobil tangki milik RBR. Namun besarnya kobaran membuat upaya manual tersebut kewalahan. Damkar Minahasa tiba di lokasi pada pukul 11.57 Wita dan langsung melakukan pemadaman lanjutan, memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyebar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp250.000.000, meliputi dua unit sepeda motor (Honda Vario 160 dan Honda Kharisma 125), dokumen penting seperti sertifikat, BPKB, STNK kendaraan, perhiasan emas, uang tunai sekitar Rp6 juta, laptop, telepon genggam, hingga seluruh perabot rumah dan perangkat elektronik. Rumah panggung yang mayoritas berbahan kayu hangus tidak tersisa.
Polsek Kombi menjadi garda terdepan dalam penanganan awal. Personel langsung mendatangi TKP, mengamankan lokasi, mengumpulkan keterangan saksi, hingga ikut membantu petugas pemadam dalam membersihkan sisa-sisa puing kebakaran. Dokumentasi kejadian juga dilakukan untuk kepentingan penyelidikan dan pelaporan. Seluruh perkembangan kejadian langsung dilaporkan kepada pimpinan sebagai bagian dari prosedur penanganan kebencanaan.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi warga terkait kewaspadaan instalasi listrik rumah tangga, terutama pada rumah-rumah panggung yang sebagian besar masih menggunakan material kayu. Sementara itu, langkah cepat Polsek Kombi kembali menunjukkan kehadiran polisi di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum tetapi juga dalam respons kebencanaan dan pelayanan kemanusiaan.

Komentar via Facebook