Pria 53 Tahun Ditemukan Meninggal Tenggelam di Tepian Danau Tondano

Pria 53 Tahun Ditemukan Meninggal Tenggelam di Tepian Danau Tondano

Minahasa — Suasana tenang di tepian Danau Tondano, Desa Tandengan Jaga 4 Kecamatan Eris, berubah mencekam ketika warga menemukan sesosok mayat mengapung pada Senin pagi, 8 Desember 2025 pukul 07.30 Wita. Korban diketahui bernama Michael James Assa (53), warga Jaga 1 Desa Tandengan Satu Kecamatan Eris, yang dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam.

Penemuan korban bermula ketika Billy Nender (36), seorang nelayan setempat, hendak turun ke danau untuk menjala ikan. Ia melihat sebuah benda mencurigakan seperti karung mengambang di permukaan air. Karena curiga, ia kembali ke rumah dan mengajak istrinya, Desti Moningka (34), untuk memastikan. Ketika kembali ke lokasi, Desti mendekati benda tersebut dan segera mengetahui bahwa itu adalah tubuh manusia yang sudah tidak bernyawa. Keduanya kemudian melaporkan temuan itu kepada Sekretaris Desa Tandengan Satu, Yanny Assa (51).

Setelah dilakukan pengecekan, masyarakat mengidentifikasi bahwa korban adalah Michael James Assa, yang terakhir kali terlihat pada Sabtu malam, 6 Desember 2025, ketika menghadiri acara hajatan syukuran wisuda anak dan perayaan kawin emas di rumah Sekdes. Pihak keluarga, melalui keterangan Deivy Assa (58), menyampaikan bahwa korban telah tiga tahun terakhir mengidap penyakit epilepsi. Berdasarkan informasi keluarga dan kondisi lokasi, korban diduga terjatuh ke dalam danau saat hendak buang air kecil dan kemudian tenggelam akibat serangan epilepsi yang kambuh.

Tim medis Puskesmas Tandengan yang dipimpin dr. Reiner Rolos bersama Unit Inafis Polres Minahasa melakukan pemeriksaan fisik luar dan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, sehingga dipastikan bahwa penyebab kematian adalah tenggelam. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak proses autopsi, sehingga dibuat surat penolakan resmi oleh Unit Reskrim Polsek Eris.

Penanganan di lokasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Eris IPDA Muhamad Chemal Kharis, S.Tr.K, bersama personel piket dan Unit Inafis Polres Minahasa yang melakukan evakuasi jenazah, pengumpulan keterangan saksi, koordinasi dengan keluarga, pelaporan kepada pimpinan, serta dokumentasi kejadian.

Kapolsek Eris menyampaikan rasa duka mendalam kepada keluarga korban dan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di area perairan agar kejadian serupa tidak terulang.

— Humas Polres Minahasa